Senin, 17 Februari 2014

Selamat Pagi

Sepoi angin mengusik pagi
Menggoyangkan dedaun yang tengah merunduk sendu
Menggugah embun yang terperangkap malam tadi
Luruh bergulir menyusuri tulang dedaunan

Sejumput dingin menusuk kulit
Memaksa raga terenyuh dingin
Secawan hangat menjadi penawar
Larutkan hangat di antara pembuluh darah
Menjalari raga perlahan namun pasti

Di gerbang pagi ku buka lembar diary maya
Pernak pernik aksara mulai berhamburan masuk
Sapa hangat para sahabat
Menyambut pagi dengan senyum merekah

Indah,

Rindu_Sendu 0214



Tidak ada komentar:

Posting Komentar