Minggu, 04 Desember 2016

Hilang

Kau akan mulai mencariku
Ketika hening demi hening tak lagi mau kau ajak bicara
Sedangkan jauh darimu
Ku tergulung beku
Jatuh sudah
Mungkin kau hanya akan menemukan bayangku
Mengapas dari hujan matamu.


Rindu Sendu, 122016

Sayap patah

Terbang tinggi diatas awan
Melayang, menyelinap diantara bayang bintang
Menatap bumi hitam dibawah kepak sayapku
Terhentak, sayapku tak lagi mengepak
Terjatuh, tubuhku tak mampu lagi melayang
Terpuruk, menghantam dunia diantara kering rerumputan
Sang putri telah memanggilku kembali
Menghisap semua tenaga, asa dan jiwaku
Tak bisa kucegah karena semua itu memang darinya
Aku disini
Mendampingimu
Memberikanmu sayap patahku...

Rindu Sendu, 122016

Hitam Putih Abu-abu


Hitam abu2 putih
Dimana kau saat ini
Yg hitam tak tahu putih
Yg putih tak tahu hitam
Abu2 tak berdiri sendiri
Hitam yg katanya hitam
Apa mungkin menjadi putih
Putih yg katanya putih
Apa mungkin menjadi hitam
Abu2 tak pernah berdiri sendiri
Jika hitam menjadi putih
Dan putih menjelma hitam
Abu2 tetap tak berdiri sendiri
Dalam hitam apa mungkin ada putih
Dalam putih bisa kah ada hitam
Abu2, abu2 tak mungkin berdiri sendiri
Dimana hitam
Dimana putih
Disini abu2 tak berdiri sendiri
Abu2 adalah hitam
Abu2 adalah putih
Abu2 adalah hitam dan putih
Hitam apa selalu hitam
Putih apa selalu putih
Abu2 pasti hitam dan putih
Mengapa hitam selalu hitam
Mengapa putih selalu putih
Abu2 selalu hitam dan putih
Yg mana hitam
Yg mana putih
Abu2 yg hitam dan putih
Dimana kau hitam dan putih
Disini abu2 hitam dan putih. 

Rindu Sendu, 05122016



Selasa, 23 Agustus 2016

Senja Barat

Jika di benakmu masih bersanding serupa wajah atau sosok bayanganku di sana
Carilah aku dalam tepian di keheningan malam
Temui aku di sana ...
Temui aku yang mungkin masih sibuk meramu aksara,
Masih selalu sibuk melukiskan sebentuk wajah ...
Tentang keindahan bintang ataupun rembulan
Temui aku di sana ...
Yang masih sibuk menata cahaya,
Yang masih sibuk mengumpulkan tetes embun.

Rindu_Sendu,230816

Terapi Akustik

Pada gitar tua ...
Dawai ini menghantarkan gerak,
pada malam yang berselimut sepi,mendekap relung
Merambah malam melalui suara-suara nan sederhana
Pada nada yang dasar nan lembut
Buai lantun pun melambai mesra
Seayunan berpadu pola irama ku petik...
Ku ayun agar sepi menjelma menjadi syahdu
Pada nada minor berpadu mayor 
dan syair yang terdengar di antara rongga malam
Pecahkan sunyi!
Nada-nada refleksi bergetar
Alunan lembut resapi ruang jiwa
Akustik terlantun dan malam pun menjadi sendu.

Rindu_Sendu,201608

Cumbu Hujan

Berhembus diantara gugusan
Gumpal abu-abu di arakan sang awan
Rintik perlahan menyeka tipis
Tanah basah tersiram gerimis
Suara riuh pun semakin lekat ...
Langit membawa pesan,
Bawa rinai tanpa gemuruh kilat
Katak bersorak,
Ilalang tersenyum ...
Aroma segar semerbak,
Nafas kehidupan pun tercium
Tandus kini bergairah
Tanah kerontang mulai berdesah
Gundah kini bersemi
Hujan cumbui bumi.

Rindu_Sendu,23082016
Rindu_Sendu,Agustus2016

Aku

Buta tuli
Berjalan tak bernyali
Meringkuk diujung pasir
Menerkam segala asa
Lembaran curam
Menyapa jiwa
Siapa aku sebenarnya
Taring kecil mulai muncul
Di balik keresahan
Goretan tanya terus membakar makna
Hanya sejarah yg berkata
Aku ada untuk dunia.

Rindu_Sendu,082016

Senin, 27 Juni 2016

La

Hm...
Kau bercerita dengan caramu dalam hening
Pijar mata redup membawa kisah kemana ujung mata terjatuh
Namun bibir terkunci dari kata, 
Hanya untai senyum yang tergambar
.
.
Di pucuk malam
Kau gantungkan beban diantara langit kamar
Tersekat diantara ada dan tiada
Mata terpejam, Namun nalar berputar menyambangi raga
Butir hangat mengalir di lekuk pipi telah menjadi intim
Dan kau masih bercerita dengan caramu
Dalam diam

Rindu_Sendu, Juni2016

Titik

.....................................................................
Titik titik menyebar di udara malam
Larut menyatu dalam tarikan nafas
Membentuk pola di langit kamar
Serupa raut yang kerap hadir tanpa wujud
Penghantar ruh n'tuk berkelana
Mengikat malam kedalam mimpi

RinduSendu,Juni16

Mimpi Senja.

Memandangmu disudut batas cakrawala
Saat surya terbias di ujung barat
Melukis sketsa di hamparan imajinasi
Luluh jiwa menabuh resah
Jemari pawala membelai raga
Sejuk menjalar menyusuri
Menyibak ilalang hingga riuh berceloteh
Nyanyikan kidung di batas waktu
Hingga mata terbuai malam
Dan jiwa di jemput mimpi ke alam sejuta bayang.
Rindu_Sendu, Juni 2016

Kamis, 12 Mei 2016

Gerimis Sunyi

Sekali lagi tersenyum melipat malam 
Berharap gelap tak suguhkan sepenggal ilusi
Sebentuk mimpi mengurai perih
Lirih dalam hening merejam pikir

Gerimis pun mengikat sunyi hati
Terkadang kosong berisikan gema
Terkadang hampa tak bernyawa
Kembali menjadi setitik hitam 
Bayang bayang kehidupan

Mencoba melipat mimpi disepenggal malam
Lirih hening merejam fikir
Pendar cahaya kian meremang.

Rindu_Sendu,052016

sKetsa maLam

Hening malam mencipta
Seraut wajah dalam sketsa hitam dan putih
Terurai senyum tipis
Getir mengulum pahit sepi
Lembab udara menjelajah ruang
Dingin merajah melantun kidung
Irama malam riuh memekik
Kosong tertinggal di benak
Terbaring tak berilusi

Rindu_Sendu,052016

Selasa, 05 April 2016

Karena Cinta

Maaf,
Bila malam terenggut kisah usang
Hening bertutur tentang sepi
Mata terpejam meminang sekelebat bayang di balik hujan
Lantunkan mimpi yang tak kunjung berakhir

Maaf,
Bila bayangmu kerap menyambangi malam
Berceloteh dalam bahasa diam
Di udara lembab bersepuh rintik rintik bening
Di balik tirai transfaran terlempar senyum 

Maaf,
Jika hati telah terpaut
Terikat benang merah 
Hingga namamu teratas

Rindu_Sendu,05042016

Tirai Senja

Biarkan saja hari berlalu 
Menapaki kisah di langkah matahari 
Menuntun waktu yang terus menua 
Hingga tirai senja menutup kasat di ufuk barat 
Sementara aku, 
Hanya terduduk sayu menatap 
Bersandar pada rindu yang kian menumpuk 
Sementara nalar berkelana hingga ujung keheningan 
Dibalik tirai senja 
Pandangan terlepas menelisik khayal 
Menata rindu yang terikat waktu 
Sampai malam menjemput mata.

RinduSendu,O40316

Selasa, 16 Februari 2016

Asmarandana Terlarang

Kulumat rindu dibibir sang waktu
Kulumpuhkan syaraf nafsu ditubuh sang sunyi
Hanya ada detak jantungmu yang dapat ku raba
Lalu ku benamkan dalam beningnya genangan telaga kasih

Padamu langkah rindu tertuju
Untaian senandung cinta mengharu biru
Lalu kurengkuh jiwamu di keterbatasan fikir
Dan ku semai debaran asmara di sekujur aliran nadimu
Kau jiwa biruku
Jejak rindu mengalun sendu.

Rindu_Sendu,022016

Sakit

Kini aku mulai berteman dengan malam yang sunyi
Aku sudah melupakanmu
Lalu kenapa ingatan tentangmu masih membuatku menangis
Ini keputusanmu, tapi terlalu menyakitiku.

Bahkan kini angin enggan mengusap resah dilembar daun menguning kering,
Hilang gemersik berganti hening.

Sementara itu mimpiku pupus sebelum mentari menghapus embun diwajah pagi,
Meninggalkan harap terkubur dikegelapan malam.


Rindu_Sendu,090216

Jumat, 08 Januari 2016

Pergi'ku

Pada lembab kubersandar...
Mengikat lelah pada hati nan gundah,
Lalu terdiam tak bergeming.
Ini aku yang semalam menjelma sebentuk rasa tak berwujud...
Dan aku jua yang kemarin masih mencintai luka...
Kini aku kehilangan citra,
Jiwa terlunta entah menjadi apa,
Entah nanti,
Entah esok...
Entah kapan...
Seperti saat kuterdampar pada entah...
Aku tak mengerti apa dan mengapa,
Tapi ketika entah telah menjadi pasti, maka aku akan pergi.

Rindu_Sendu,012016

Bisu

Sejenak ku pandangi batas cakrawala,
Seberkas cahaya rindu masih tertinggal disana,
Dan mungkin akan tetap tersemat disana,
Sampai usang nanti menjadikannya bias-bias tak terjamah,
Berputar, terhenti... terhalang jeruji
Lalu terdiam dan lagi-lagi membisu terpaku,
Dalam diam,
Kutelusuri tapak jejak berdebu,
Mencari serpihan asa yang pernah kutinggalkan,disana....
Dengan sepasang mata yang terbebani rindu,
Dengan pikir terpaut padamu,
Bisik hati berbisik lirih...
Masih untukmu rindu ini terpadu.

Rindu_Sendu, 012016

Rabu, 06 Januari 2016

Akhir

Tak ada lagi yg dapat ku ceritakan tentang senja,
Karena ini bukan lagi cerita Senja dan Laella,
Cerita itu telah berakhir bersama  selembar daun yang gugur mengering,
Kini biarkan senja membuat babak cerita baru,
Tanpa lelah... tanpa keluh kesah,
Dan biarkan aku menulis bait terakhir pada tanah yg basah,
Bahwasannya Senja abadi untuk hati La.
Izinkan aku tidur tanpa selimut rindu, Tuhan...
Jangan biarkan mimpi berbunga asa,
Cukup melihat senja diam-diam... lalu ku pejamkan mata,
Semoga untuk kali ini kau bahagia.


Rindu_Sendu,070116