Jumat, 31 Juli 2015


Kisah Senja

Hari menjelang senja
Saat kita masih terduduk di rindang teduh beringin
Mata menyapu cakrawala
Memandang hamparan langit yang perlahan memerah tembaga
Sesekali gumpalan noktah mega melukis bentuk imaginasi

Sesekali senyum terlukis di paras 
Tipis menyimpul memaknai ujung waktu
Hangat perlahan menjalari raga yang tengah menggigil rindu
Hingga sujuk menyeruak hadir

Ada rasa yang enggan terlukis
Ketika jemari saling bersentuhan
Menggenggam secuil rasa yang kian tumbuh 
Merajai hati dan pikir

Senjaku,
Adakah rasa saling bertautan ?

Rindu_Sendu, 082015

Selasa, 28 Juli 2015

Senja

Rebahlah hati di pangkuan senja
Kala para malam berebut menutup matahari
Rendam rindu di telaga hening
Di mana sejuk 'kan membasuh dahaga dari sisa hati yang meradang
Lihat,
Biarkan mata terbuka dan menjadi saksi
Saat matahari berlabuh di penghujung waktu
Dimana bunga menutup putik dengan kelopak untuk tertidur
Dan kepak camar berebut kembali pada peraduannya
Disanalah,
Ada hening yang meresap
Namun hangat memeluk raga
Dan kau ku panggil senja
Rindu_Sendu,280715

Dari dan Untuk Senja

Padamu Senja,
Telah tertambatkan sebening kristal
Senbentuk rasa yang terangkum dalam hikayat malam
Dan,
Ketika papar bias mengecup tepian bumi
Maka rasa terkulai di dekapan senja
Memeluk hening di tengah keramaian

Padamu senja,
Telah ku tiup nafas hangat di ujung rasa
Mengitari mimpi yang enggan kembali pulang
Hanya bersanding di irama sunyi sang senja
Bersamamu

Rindu_Sendu,072015