Rasa hati yang dulu pernah merekah dan mati
Indah kembali saat nama ini kau lisankan dalam sebaris kata
Nyanyian rindu menggema diudara lembah sunyi
Diantara gemersik dedaunan yang bergoyang
Usai angin meniup sepoi disela ranting kering
Syahdu, masih terdengar bisik lirih itu
Enggan rasanya terbangun dari buai rasa yang tak menentu
Nanar mata memandang sekuntum mawar merah yang mengering digelas kaca disudut ruang hampa
Dahulu kau berikan pada ku sebagai mahar menyatunya rasa mu rasa ku
Untaian indah kata mu dulu " kau dan aku adalah sepasang bola mata " masih mengiang ditelinga kehidupanku
Rindu_Sendu 23/02/2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar