arSa

Rangkaian abjad ku hampir habis padahal senja sudah merona jingga
Isyaratkan bahasa kerinduan pada gemuruh bayu dipelataran senja
Nyanyikan nada nada sumbang kerinduan
Dalam senandung irama melankolia
Untukku mengenang hadirmu yang pernah hangatkan rasaku

Entahlah...
Nalarku tak berfungsi saat bayangmu hadir menggelitik nafsuku
Jantungku selalu berdetak lebih dari normal tiap kali mendengar tawamu
Hadirmu nyata nyata telah menjadi satu episod terindah dalam sejarahku
Izinkan aku mengenangmu dalam coretanku
EPILOG RASA UNTUK RUNA

#Catatan_arSa 0314


Tidak ada komentar:

Posting Komentar