Aku adalah selembar sepi yang takut ditinggal sendiri dalam labirin waktu
Namun takdir memahat ku dalam perjanjian yang sulit diterjemahkan secara nalar
Terkurung dilembah sunyi
Sendiri terasing dari riuh sang hari
Naluri ku masih liar tak terkendali selengkung sabit peperangan nafas ku
Hingga aku tak pernah tau arah jalan dan warna dalam genggamanku
Tak satu pun yang mau tulus temani sepi ku
Datang dan pergi setelah menebar cahaya dipalung asa
Kini sendiri lagi dalam balut rasa
Mendekap sepi dilembah sunyi bersama hampa
Tanpa dapat berkata apa pada siapa
Tangis pun pecah,
Menggenang air telaga bening sang hati
Meratap diri terlindas angkuhnya sepi
Yang kian lama kian memasung kaki.
Rindu_Sendu 26/02/14













.jpg)






