Minggu, 04 Desember 2016

Sayap patah

Terbang tinggi diatas awan
Melayang, menyelinap diantara bayang bintang
Menatap bumi hitam dibawah kepak sayapku
Terhentak, sayapku tak lagi mengepak
Terjatuh, tubuhku tak mampu lagi melayang
Terpuruk, menghantam dunia diantara kering rerumputan
Sang putri telah memanggilku kembali
Menghisap semua tenaga, asa dan jiwaku
Tak bisa kucegah karena semua itu memang darinya
Aku disini
Mendampingimu
Memberikanmu sayap patahku...

Rindu Sendu, 122016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar