Kini aku mulai berteman dengan malam yang sunyi
Aku sudah melupakanmu
Lalu kenapa ingatan tentangmu masih membuatku menangis
Ini keputusanmu, tapi terlalu menyakitiku.
Bahkan kini angin enggan mengusap resah dilembar daun menguning kering,
Hilang gemersik berganti hening.
Sementara itu mimpiku pupus sebelum mentari menghapus embun diwajah pagi,
Meninggalkan harap terkubur dikegelapan malam.
Rindu_Sendu,090216
Tidak ada komentar:
Posting Komentar