Senin, 17 November 2014

Tak TerEja

Pagi ku teduh berselimut sejuk
Tak terjamah tangan hangat sang surya
Secawan risau kembali hadir dibilah hati
Membumbung liar hingga merampas fikir
Hadirkan kembali bayangan aku dalam wujud bait kacau
Tak tereja kata meski lisan merafalnya
Bayu pun terdiam tak bergeming
Mendengar celoteh pagi tak beraturan
Hilang hasrat bertiup sepoi
Hingga sepucuk rindu tak terdengar bergemersik didedaun kering
Hanya berdiam diri bersama larik denting semesta hening.

Rindu_Sendu,112014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar