Senin, 04 Agustus 2014

Selimut Kabut

Sendu dipucuk pagi berselimut selembar kabut
Hanya rupa dingin yang tak pernah beranjak tinggalkan gigil
Pada sekeping hati yang masih merindu
Setangkup hangat dari hasrat jamah tangan sang angin
Ya... disini pagi tanpa hangat
Masih saja setia memeluk denting pada hening
Yang telah lama tak lagi berdenting bening
Membisu bersama beku
Pada dingin....
Pada selimut kabut yang basah oleh butir butir lembut sang embun
Mengharap hangat yang dibawa angin
Mampu hangatkan hening yang membeku dingin
Untuk gigil dedaun kering.

Rindu_Sendu, 082014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar