Kamis, 21 Agustus 2014

Rekah Rindu

Sepucuk senyum terindah dimusim dingin telah merekah
Indah hangatkan hati sanubari diladang jiwa sepi
Sementara semerbak rindu kini menghiasi langit langit kalbu
Pada hangat ditelapak tangan cinta 
Bak kuncup mawar merekah

Udara yang membeku kini mencair lembut
Mengalir disetiap ruas nafas
Menyambut sapa hangat sang mentari pagi

Dan kini lembab pun perlahan menghangat 
Meski Lembah masih saja Sunyi
Namun kelak peluk mentari kan mampu menggelitik
Mencairkan sepi dalam riuh gemuruh rindu
Pada bait bait kisah senandung cinta.

Rindu_Sendu,082014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar