Sepucuk senyum terindah
dimusim dingin telah merekah
Indah hangatkan hati
sanubari diladang jiwa sepi
Sementara semerbak rindu kini
menghiasi langit langit kalbu
Pada hangat ditelapak tangan cinta
Bak kuncup mawar merekah
Udara yang membeku kini
mencair lembut
Mengalir disetiap ruas nafas
Menyambut sapa hangat sang
mentari pagi
Dan kini lembab pun perlahan
menghangat
Meski Lembah masih saja Sunyi
Namun kelak peluk mentari
kan mampu menggelitik
Mencairkan sepi dalam riuh
gemuruh rindu
Pada bait bait kisah senandung cinta.
Rindu_Sendu,082014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar