Berselimut lembut udara pada kantuk yang tak terbendung
Namun mata harus tetap terjaga
Demi ingatan yang tak ingin terlupakan
Riuh serangga malam
Mengantar gelap meruang temaram bintang
Kembali ku tapaki kenangan silam
Yang tersemat diruang ingatan yang hampir memudar
Ada rindu yang menggelitik dibibir senyum
Terkenang saat bintang hitam kecil yang ingin menjadi besar
Namun pada akhirnya kian lama kian memudar bayang
Seperti kini tapak rinduku yang tak berjejak
Hilang tersapu angin senja dipelataran malam
Rindu_Sendu 0314

Tidak ada komentar:
Posting Komentar