Berdiri diatas pijakan bara api dari hati
yang tersakiti
Kau yang melindas rasa ku hingga luluh lantah
Melumat segala rindu yang pernah ada
Hingga akhirnya kebencian membuncah diwajah hari
Sadarkah, bahwa sabar ku ini ada batasnya
Tau kah, bahwa sikapmu kali ini mengundang serapahku untuk hidupmu
Rasa sayangku telah musnah terbakar duka lara ku
Hingga tinggal sisa bakaranmu menjadi abu
Kan ku larung bersama serapah ku memahit dilidah hari hari mu
Nikmatilah,
Sama seperti aku menikmati duka lara yang kau suguhkan dialtar jiwa
Sebelum kau campakan aku dilembah hina
Sendiri tanpa bahasa membisu warna
Hanya ada hitam yang menjelaga menelan biru
Berbau amis dari luka yang tak mungkin akan mengering
Meski serapahku kering terpanggang amarah sumpah
Kau yang melindas rasa ku hingga luluh lantah
Melumat segala rindu yang pernah ada
Hingga akhirnya kebencian membuncah diwajah hari
Sadarkah, bahwa sabar ku ini ada batasnya
Tau kah, bahwa sikapmu kali ini mengundang serapahku untuk hidupmu
Rasa sayangku telah musnah terbakar duka lara ku
Hingga tinggal sisa bakaranmu menjadi abu
Kan ku larung bersama serapah ku memahit dilidah hari hari mu
Nikmatilah,
Sama seperti aku menikmati duka lara yang kau suguhkan dialtar jiwa
Sebelum kau campakan aku dilembah hina
Sendiri tanpa bahasa membisu warna
Hanya ada hitam yang menjelaga menelan biru
Berbau amis dari luka yang tak mungkin akan mengering
Meski serapahku kering terpanggang amarah sumpah
Rindu_Sendu 1403

Tidak ada komentar:
Posting Komentar