Kamis, 12 Mei 2016

Gerimis Sunyi

Sekali lagi tersenyum melipat malam 
Berharap gelap tak suguhkan sepenggal ilusi
Sebentuk mimpi mengurai perih
Lirih dalam hening merejam pikir

Gerimis pun mengikat sunyi hati
Terkadang kosong berisikan gema
Terkadang hampa tak bernyawa
Kembali menjadi setitik hitam 
Bayang bayang kehidupan

Mencoba melipat mimpi disepenggal malam
Lirih hening merejam fikir
Pendar cahaya kian meremang.

Rindu_Sendu,052016

sKetsa maLam

Hening malam mencipta
Seraut wajah dalam sketsa hitam dan putih
Terurai senyum tipis
Getir mengulum pahit sepi
Lembab udara menjelajah ruang
Dingin merajah melantun kidung
Irama malam riuh memekik
Kosong tertinggal di benak
Terbaring tak berilusi

Rindu_Sendu,052016

Selasa, 05 April 2016

Karena Cinta

Maaf,
Bila malam terenggut kisah usang
Hening bertutur tentang sepi
Mata terpejam meminang sekelebat bayang di balik hujan
Lantunkan mimpi yang tak kunjung berakhir

Maaf,
Bila bayangmu kerap menyambangi malam
Berceloteh dalam bahasa diam
Di udara lembab bersepuh rintik rintik bening
Di balik tirai transfaran terlempar senyum 

Maaf,
Jika hati telah terpaut
Terikat benang merah 
Hingga namamu teratas

Rindu_Sendu,05042016

Tirai Senja

Biarkan saja hari berlalu 
Menapaki kisah di langkah matahari 
Menuntun waktu yang terus menua 
Hingga tirai senja menutup kasat di ufuk barat 
Sementara aku, 
Hanya terduduk sayu menatap 
Bersandar pada rindu yang kian menumpuk 
Sementara nalar berkelana hingga ujung keheningan 
Dibalik tirai senja 
Pandangan terlepas menelisik khayal 
Menata rindu yang terikat waktu 
Sampai malam menjemput mata.

RinduSendu,O40316

Selasa, 16 Februari 2016

Asmarandana Terlarang

Kulumat rindu dibibir sang waktu
Kulumpuhkan syaraf nafsu ditubuh sang sunyi
Hanya ada detak jantungmu yang dapat ku raba
Lalu ku benamkan dalam beningnya genangan telaga kasih

Padamu langkah rindu tertuju
Untaian senandung cinta mengharu biru
Lalu kurengkuh jiwamu di keterbatasan fikir
Dan ku semai debaran asmara di sekujur aliran nadimu
Kau jiwa biruku
Jejak rindu mengalun sendu.

Rindu_Sendu,022016

Sakit

Kini aku mulai berteman dengan malam yang sunyi
Aku sudah melupakanmu
Lalu kenapa ingatan tentangmu masih membuatku menangis
Ini keputusanmu, tapi terlalu menyakitiku.

Bahkan kini angin enggan mengusap resah dilembar daun menguning kering,
Hilang gemersik berganti hening.

Sementara itu mimpiku pupus sebelum mentari menghapus embun diwajah pagi,
Meninggalkan harap terkubur dikegelapan malam.


Rindu_Sendu,090216

Jumat, 08 Januari 2016

Pergi'ku

Pada lembab kubersandar...
Mengikat lelah pada hati nan gundah,
Lalu terdiam tak bergeming.
Ini aku yang semalam menjelma sebentuk rasa tak berwujud...
Dan aku jua yang kemarin masih mencintai luka...
Kini aku kehilangan citra,
Jiwa terlunta entah menjadi apa,
Entah nanti,
Entah esok...
Entah kapan...
Seperti saat kuterdampar pada entah...
Aku tak mengerti apa dan mengapa,
Tapi ketika entah telah menjadi pasti, maka aku akan pergi.

Rindu_Sendu,012016