Sabtu, 06 Desember 2014

Jiwa Biru

Masih saja kau hadir disepenggal mimpi malamku
Menggoda rinduku dengan sikap dingin acuhmu
Kau yang terlahir dari awan 
Jalanmu adalah cakrawala yang terhampar luas
Temanmu adalah para penghuni langit serupa peri 
Kau yang menjadi keindahan diatas tapak kaki bumi berpijak
Sedingin musim membeku udara
Menggetarkan pucuk ranting dalam gigil
Kala rindu bulir embun menggantung bening
Kau yang masih selalu hadir dalam lena tidurku
Dingin acuhmu menggoda rindu jiwa biruku


Rindu_Sendu,2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar