Bagaimana bisa ku sentuh mentari yang ku pikir
mampu menghangatkan gigil yang menjalar diurat urat nadi...
Sedangkan
untuk melihatnya saja kemilau tajam menusuk retina mata hingga membuta.
Lalu bagaimana mungkin aku mampu mendekap sang mentari...
Jika berada
jauh darinya saja mampu membuatku terbakar hingga hangus legam.
Biarlah kini ku hanya mampu melihat bayangan mentari yang terpantul diwajah air genangan.
Dan merasakan hangatnya hanya sebagai rasa yang tercipta dari imaji sebelum malam membuaiku dalam selimut gelap.
Rindu_Sendu , 0714
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar