Jumat, 18 Agustus 2017

MERdEKA

MER(D)EKA
Mer(d)eka itu mereka
Yang manis manis berhati kolonialis,

Yang bengis bengis berotak kapitalis; iblis
Alam sedikit sedikit dikikis tipis
Minyak, air, tanah, batu ditilep habis
Mer(d)eka itu mereka
Yang Jancuk, yang duduk-duduk harta bertumpuk
Yang Tikus, yang makan rakus rakus hati nurani diberangus
Yang Asu, yang asal janji janji melulu tapi palsu
Yang Bodat, yang ngakunya jujur bermartabat tapi penjahat
Yang tahi, yang berdasi, yang menjajah bangsanya sendiri
Si miskin dikadalin
Si kaya yang merdeka tertawa-tawa

Jelata menderita
Mereka yang merdeka berpura rupa
Si miskin tepar, busung lapar

Si kaya merdeka, busung dada
Jelata tinggal belulang
Mereka yang merdeka saling bersulang
Mer(d)eka itu mereka
Kurap yang korup
Pemerkosa, pengkhianat, pemeras saudara saudara sebangsa
Ya, mer(d)eka itu mereka
Tanpa peduli, tanpa nurani, tanpa empati,tanpa 'D'
RI, 72th

Senin, 07 Agustus 2017

Kau

Gemersikmu mengirama syahdu
Menelisik jauh ke kedalaman hati
Mengoyak sepi dengan syair-syair merdu
Semanis madu wajahmu menari gemulai
Menghipnotis netra
Meracuni ingatan
Ahh Tuan,
Gemersikmu memagut hatiku
Tak kuasa hasratku memeluk
Hingga rindu kian membiru

Rindu_Sendu,082017

Cinta


Aku cinta kau,
sejak saat itu
kubiarkan perasaanku tunduk
pada satu namamu
Jangan membisu!
karena pada diammu
aku rewel meneriakkan rindu

Apa kau tahu?
untuk setiap hal
yang kumaknai sebagai cinta
Kau adalah sebenar-benarnya alasan
untukku tetap tinggal dan bertahan.

Rindu_Sendu,082017


Silent Quet

Ialah kita,
Sepasang asing yang keliru dipertemukan cinta
Hingga pada akhirnya
Hanya melukai antara satu dengan yang lainnya
Lalu menjadi sepasang genggam,
Saling merenggang
Melambai pelan mengucap salam perpisahan

Jika dalam sepimu kau rindukan aku,
Aku sudah lebih dulu sepi
Tiap kali ingatan merindumu
Dan pada akhirnya
Aku hanya menjadi satu kenang
Yang pernah mengecup lembut keningmu,
Simpan aku dalam sebaik-baik ingatanmu.

Rindu_Sendu, 070817

Jumat, 14 Juli 2017

Labirin Cinta

"
Dalam bentang jarak,
Aku hanya bisa mendekap rindu padamu,
Di sini rinduku menjelma bunga-bunga,
Seperti jatuh cinta pada pandangan pertama.
Kau tahu?! Akulah daun yang berguguran itu,
Si perindu tak kenal waktu,padamu...
Sedang cintaku adalah sebuah labirin tak berujung.
Tersesatlah ke dalamnya!
Tak ada jalan pulang bagimu kecuali terbenam di pelukanku.
"
Rindu_Sendu,140717

Jumat, 07 Juli 2017

Asmarandana Terlarang

Mencoba rengkuh rindumu,
tapi yang kudapati hanya bayang semu
rasa ragu ajak aku melupakanmu.
Namun aku,tetap menunggu
Hingga kujumpai pagi yang tak pernah sama,
yang selalu beda sejak aku melangkah.
Jauh dari tempatku biasa tertawa.
Dingin membalut tembok kamarku yang seolah menantang terjang.
Tapi ku diam,
hanya mengucap sebuah kata dibalik ketegaran.
Bahwasannya rindu ini serupa rumput liar yang tak tahu malu,
berakar serabut memenuhi serambi hatiku.

RinduSendu,080717

Jumat, 02 Juni 2017

Pedih

kau tulis pesan di balik kaca
buram oleh tetes air mata
kisahmu tlah kupertaruhkan jiwa
sibak lembar demi lembar mega mega
lampaui benua,
gigil musim dan aroma letih kerja
tapi diam diam
kau pungut satu demi satu tetes air mata itu
memercikkan beningnya di luka cintaku
pedihnya.

Rindu_Sendu,062017