Minggu, 05 April 2015

Sentir Bumi

Sentir memapar kisah
Dalam sendu cahaya redup yang terlipat remang
Memandang senja yang memapah mentari ntuk singgah di ujung cakrawala 
Dan Menuliskan sejuta rindu yang terpaku di dasar hati
Beralas malam gelap tak berbintang

Celoteh dedaun terdengar sayup
Menari mengitari udara lembab
Bermain di laju sang angin
Berdendang melantun kidung sejoli 
Lalu terbaring dalam pangkuan bumi
Menghantar rindu yang kian menumpuk.

RinduSenja,0415

Sabtu, 28 Maret 2015

Akhir

Pecah sudah rasa dipembuluh darah
Jerit tangis menggema di hening malam
Melebur bersama pedih diakhir kisah sang perindu
Meninggalkan sendu pada jiwa yang kian usang
Seiring langkah gontai menghapus kenangan
Pada secarik harap yang kini memudar

Dan waktu tlah berhenti berputar
Hilang arah tak lagi bertumpu pada poros.

Rindu_Sendu,280315


Kamis, 19 Maret 2015

Jiwa Perindu

Ku titipkan sebait rindu pada hembus angin 
Untukmu sentir bumi pelita hati sunyi nan jauh disana
Berharap rengkuh hangatmu menjamah disetiap waktuku
Merona dalam pijar keteduhan sang senja 
Menjelma dalam raga sang kelana
Menantimu dipenghujung hari 

Adalah hal terindah sepanjang kasih
Untukku dapat rebah bersamamu melepas rasa

Tau kah kau?!!  bahwasannya... 
Kau dan aku,
Adalah anak-anak dari jiwa sang perindu.

Rindu_Sendu,200315



Senin, 16 Maret 2015

Rona wajah sang Rindu

Ketika mentari menyentuh ujung timur
Mekar rindu di sudut hati terdalam
Hangat mengikis beku yang tercipta semalam
Hingga aroma rindu semerbak memenuhi khalbu,

Dan selalu ku bisikan rona rinduku pada udara pagi 
Yang menanti hadirnya senja menyapa hari
Ku dendangkan syair seirama gemersik angin disela dedaun kering 
Mengungkap rasa yang kian hari semakin nyata adanya.

KeLAnaSenja,17032015