Senin, 29 Oktober 2018

Bias Senja

Ini bukan tentang rindu yang sekilas datang dibilik waktu
Namun jauh dari sebuah hangat dari sebuah ingat
Di mana senyuman tak pernah ranum dalam ungkap rasa
Karena harap telah lebih jauh meminang semua asa dalam doa

Ya....
Ini tentangmu...
Tentang bias senja yang tak lelah menyinari
Meski terkadang menjadi gerimis dalam hati
Namun basahnya berikan bahagia
Seumpama purnama dalam gelap malam.

RinduSendu,102018

Luka Senja

Gelisah
Meneteskan muram dipelupuk penantian
Tatapan penuh harap

Waktu bercerita kisah kita
Ada rindu menjuntai ditiap pilu tatapan itu
Getir terus membayang
Meluruhkan sepi diterawang tak berujung

Masihkah janji itu bertaut
Tersemat setia dibentangan jarak nan jauh
Bila gemersik bayu bimbangkan detak jantungmu
Akankah sejumput kasih yang kita punya
Masih manis terduduk disinggasananya
Bersanding rasa yang tiada pudar akan masa merenggutnya.

SEMOGA,,,
Tulus membalut setiap jengkal kealpaan jiwa
Menuntun keikhlasan bersabar dalam langkah setia

Di sini,,,
Di bentangan sepi yang menghiris hati
Aku bertahan demi sebuah janji
Untukmu yang begitu berarti.

RinduSendu,102018

Insting Matahari

Kutulis sendiri memoar tentang angin
Pada relief udara yang basah oleh aklamasi naluri
Juga pada barisan mimpi yang tergambar pada garizah kalbi;
Insting matahari

Angin tak pernah gelisah
Didadanya kucium wangi kasturi,
Karenanya aku tak lagi gail
Untuk tetap menyematnya dalam-dalam, di dalam geladak hati.

Dialah sang angin;
Adalah dia yg kucintai sejauh matahari.


RinduSendu, 29102018
u/ Senja


Kau

dimana...
entah dimana
tanpa sisi tanpa celah
teronggok resah tertikam kesah
hanya bisa memagut rasa
aku tak ingin apapun
tidak juga aku tak juga kau
ku hanya ingin sesaat denganmu...
sesaat tuk lepaskan
beban ku,
rinduku,
kehilanganku,
juga erang ku
sesaat tuk sadari kau ada disitu
RinduSendu,092018

Senin, 17 September 2018

Daun

Hatiku selembar daun
Melayang jatuh di rumput ;
Manti dulu, biarkan aku sejenak..
Terbaring disini ;
Masih ada yang masih ingin kupandang
Sesaat adalah abadi sebelum
...kau sapu
tamanmu setiap pagi.
RinduSendu,180918

Ma'af


Tuan...
Bukan maksud ku
Bukan ingin ku
Melukai mu....
Sadarkah kau disinipun
ku terluka..
Melupakan mu
Menepikan mu...
Maafkan aku
Lupakanlah saja
diriku ...
Bila itu bisa membuatmu
bahagia .....

RinduSendu,180918

Sabtu, 25 Agustus 2018

Pergi

Aku hanya setetesan lelah,
yang engkau tampung dalam cawan sepi
yang kemudian menguap lagi dan pergi.
Aku hanya sekumpulan bayangan,
yang engkau hidupi dari lampu kecilmu.

Setidaknya aku pernah ada
walau hanya sekedar mengusik sedih,
Meski pada akhirnya menghilang lagi
untuk kesekian kali ...


Rindu_Sendu, 260818