Jumat, 07 Juli 2017

Asmarandana Terlarang

Mencoba rengkuh rindumu,
tapi yang kudapati hanya bayang semu
rasa ragu ajak aku melupakanmu.
Namun aku,tetap menunggu
Hingga kujumpai pagi yang tak pernah sama,
yang selalu beda sejak aku melangkah.
Jauh dari tempatku biasa tertawa.
Dingin membalut tembok kamarku yang seolah menantang terjang.
Tapi ku diam,
hanya mengucap sebuah kata dibalik ketegaran.
Bahwasannya rindu ini serupa rumput liar yang tak tahu malu,
berakar serabut memenuhi serambi hatiku.

RinduSendu,080717

Jumat, 02 Juni 2017

Pedih

kau tulis pesan di balik kaca
buram oleh tetes air mata
kisahmu tlah kupertaruhkan jiwa
sibak lembar demi lembar mega mega
lampaui benua,
gigil musim dan aroma letih kerja
tapi diam diam
kau pungut satu demi satu tetes air mata itu
memercikkan beningnya di luka cintaku
pedihnya.

Rindu_Sendu,062017

Kepompong Kupu Kupu

tutup kembali ruang sunyiku,
pekik kupu kupu sambil melepas
helai demi helai sayap halus nya
kilau cahya ini kelewat menyengat
dan duri duri mawar kelewat nyeri
menggores nadi
biarkan aku diam,
terayun di kepompong sunyi
sambil mereka reka derai musim
yang berhembus dari seberang lautan kelak,
jika perahu itu benar tiba kembali
bakal kumekarkan klopak sayapku
agar mengepak lembut songsong kehadiranmu.

Rabu, 10 Mei 2017

Rapuh

Sssstttt diamlah
Biarkan angin mengecup rapuhku sekejap
Seiring nyaring lonceng angin
Berharap semilir mampu meredam sakit ini untuk sesaat
Aku rebah dan bertahan layaknya ilalang
Berkali bangkit dan menatap langit
Namun aku lupa bahwa tempatku berpijak tengah menungguku untuk pulang.

Rindu_Sendu, 052017

Pecahan Rasa

Entah sejak kapan aku jatuh cinta
Pada denting yang tak berirama
Kucoba merangkai,
Namun denting pecah terburai diudara
Kucoba menyatukan, lagi
Tapi dingin udara bekukan segala
Lalu kubiarkan pecahan itu mengambang
Berharap hujan mampu merangkai pecahan denting
Membawanya kembali sebagai melodi
Meski nanti kenangan itu menawarkan luka
Bumi kan menanti.
Lembah Sunyi, 201705

Asu

Kembali sepiku memamah remang 
Lengang berlalulalang tersenyum jalang
Disimpang jalan gigil menggoda lancang
Tawarkan lelang tubuh tubuh telanjang 
Hasratmu sepekat malam nan panjang
Meski berkali terjamah kau tetap menangtang
Malang melintang bak bintang bintang
Walau sesungguhnya kau dan aku sama-sama binatang.

Rindu_Sendu, 052017

Gerimis

Rintik itu tak berubah
Tetap bening mengemas dingin
Mencucuk tulang sumsum
Sesak(it) gigil mengendap
Terbujur kaku disudut malam, sendiri
Mengemas rintik rindu yang kian beku,
Gelap ini masih sama
Tak memudar meski berkali terbasuh hujan.
Lembah Sunyi, Mei 2017