Rabu, 30 Desember 2015

Happy B'day La

Kembali
Langkah sang waktu telah mencapai harinya
Dimana cerita tentang hidup di mulai 
Ketika nafas mulai terhembus untuk pertama kalinya
Ketika tangis tercurah untuk mengisi dunia pertama kalinya
Dan bumi menyambut raga baru untuk pertama kali

Diam,
Dan duduklah disini
Nikmati hari bersama segelah kopi hangat
Sambil mengenang tentang hari ini

Rindu_Sendu 26122015

Rona Senja

Untuk kesekian kalinya
Masih jua terpana
Menatap wajah senja di sisi barat
Dimana akhir langkah mentari terhenti
Dimana tempat waktu berganti
Namun awal dari sunyi yang bergerak perlahan
Menutup indera
Aroma sejuk terhempas di bawa angin
Menyibak sejumput rambut dengan jemarinya
Mengajak wajah terpana tak bergeming
Untuk sekian kalinya

Rindu_Sendu,122015

Bintang Hitam


Perlahan rindu mengering diranting rasa 
Tergantung lemah dilembah hati tak terjamah
Seiring ringkih mendekap raga yang mengusang
Berharap hujan merinai kasih, membasuh dahaga
Sebelum rindu melebur asa
Menguap bersama ruh ruh semesta
Menjadi satu rasi dibarisan gemintang dicakrawala
Lihatlah nanti disuatu malam
Ketika sunyi menggema dibumi
Tengadahlah dikaki langit
Pandanglah pijar sendu bintang hitam
Rinduku untukmu tergantung disana.

Rindu_Sendu, 122015

Selasa, 24 November 2015

Sayap Patah

Pun pada akhirnya sayap itu patah jua
Aus terkikis tajamnya air mata
Hingga tak lagi mampu menahan beban derita
Melayang... jatuh tak bernyawa,
Memaksa memenggal dongeng dari kisah cerita senja yang belum usai
Seiring sunyi memeluk kelam
Menghapus jejaknya dipematang malam
Kini biar ku gemakan rintih rindu yang memudar
Disetiap senja tenggelam dikaki langit
Kini biarkan saja sayap itu patah berlumur darah
Tergeletak bagai sampah
Terinjak sumpah lalu menjadi serapah

Rindu_Sendu.112015

Minggu, 22 November 2015

Asa

Disini,
Dimalam yang hampir hilang 
Masih sisakan sepenggal mimpi yang basah oleh embun kehidupan
Ntah kan tersentuh tangan hangat sang kemuning menjadi tunas harapan baru
Atau mengering seperti dedaun yang mulai menguning
Sedangkan sang angin mulai menggelitik genggam sebelum ia menghempasnya jatuh.

Rindu_Sendu, 1115

Mimpi Tak Sempurna

Nanti,
Ketika binarmu benar-benar tak lagi ada dipelupuk mataku,
Dan debar rindu hilang dari hatiku,
Ketika itu pula bayanganku putih memudar,
Dan ketika nanti,
Saat lidahku kelu tak lagi mampu menyapamu,
Saat hanya ada hening yang bisa kau temukan dilembab udara pagi,
Kau harus tau bahwa hijauku telah berganti,
Karena disaat itu...
Aku telah kembali lebur bersama senyawa yang takkan mampu kau sentuh lagi.

Kan kupenggal mimpi-mimpi dilembar Rindu'ku untuk kebebasanmu,
Dan biarkan aku kembali menjadi Sendu.


Rindu_Sendu,112015

Hampa

Kembali kutemui hening dipucuk daun yang kini berembun bening,
Seirama detak jantung melebur rindu disela jeda kata tak terucap,
Dan masih gerimis pun merinai pagi dilembah hati,
Aku dan sunyi....
Kini sama-sama telah kehilangan arti diantara sejuta makna yang terhampar,
Sedangkan kau akan tetap abadi dalam keindahan
Tak tersentuh kecuali batas cakrawala yang mampu merengkuhnya.


Rindu_Sendu,231115