Hari menjelang senja
Saat kita masih terduduk di rindang teduh beringin
Mata menyapu cakrawala
Memandang hamparan langit yang perlahan memerah tembaga
Sesekali gumpalan noktah mega melukis bentuk imaginasi
Sesekali senyum terlukis di paras
Tipis menyimpul memaknai ujung waktu
Hangat perlahan menjalari raga yang tengah menggigil rindu
Hingga sujuk menyeruak hadir
Ada rasa yang enggan terlukis
Ketika jemari saling bersentuhan
Menggenggam secuil rasa yang kian tumbuh
Merajai hati dan pikir
Senjaku,
Adakah rasa saling bertautan ?
Rindu_Sendu, 082015